6.11.2011

Visual Diary part 1

He ho!
menggambar keseharian disela-sela waktu di dalam kereta ekspres,
dari waktu berangkat ke kantor hingga pulang ke rumah keong,haha
mari berbagi cerita bersama :D




senin, 4.04.2011

Saya tersesat sewaktu turun di Stasiun Lempuyangan, Jogja dan harus berjalan kaki dulu agar nyampe ke shelter bus Trans Jogja dengan tujuan ke daerah MonJali. Sesudah sampai, saya mondar-mandir ga jelas, jalan kaki menuju ke kantor dari shelter bus MonJali dengan jarak 300 m x 3 kali mondar-mandir seperti orang bingung (sudah saya bilang "malu bertanya maka sesat di jalan sodara-sodara"). Padahal jalan ke kantor tinggal belok kiri dari tempat yang tadi turun dari bus.
Setelah sampai di kantor, saya ditanyain sama Si Putra ( project leader/temen)
"abis keujanan ya, mas isa?"
saya jawab aja, "walah, abis jalan kaki neh, Put :/"


selasa, 5.04.2011

Hore!
Deadline hari ini sudah saya selesaikan!
yuk, mari pulang ke rumah Keong untuk tidur!
tari beruang dulu
na... na... na...


rabu, 6.04.2011

Sambutan pagi yang tidak menyenangkan, tiba-tiba galau karena masalah cinta ditambah kepanikan karena saya terlambat 10 menit berangkat dari rumah menuju stasiun. Kemudian efek skeptis yang saya derita disebabkan oleh kejadian lusa, sewaktu ibu saya berangkat ke kantor di jambret oleh orang yang tak dikenal di jalan raya, beberapa barang seperti dokumen penting, ponsel, dan uang raib sudah. Oleh karena itu, kadang saya menyimpan uang di kaos kaki dan di sela-sela buku biar aman, tp konyol bukan?

Hari Rabu yang dilematis ketika mood saya hancur dan kelelahan.


kamis, 07.04.2011

Halo!
Selamat pagi, deadline kantor! :))
Sewaktu berangkat kerja naik kereta Madiun Jaya tujuan ke Jogja, Walah!
tiba-tiba seluruh tempat duduk di kereta dipenuhi oleh anak-anak kecil berseragam warna ijo dari sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dari kota Madiun yang sedang berwisata. Suasana mendadak rame sekali seperti pasar burung.
cicit cuit... cicit cuitt...
:/

Kemudian ada 2 orang anak cewek-cowok sedang menyayikan lagu permainan seperti ini,
"mi... mi...
ibu masak em mie...
pong... pong...
bapak maen ping pong...

tiduuur nyenyak... tidur nyenyaak...
guling-guling kasur..."
(mereka udah nyanyi beberapa kali tapi g capek sama sekali)
Ada anak gendut yang menggemaskan mondar-mondir di depan saya. Hari itu pun saya tidak dapat tempat duduk dan harus terpaksa berdiri sampai stasiun Lempuyangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar